Kamis, 12 Februari 2015

TRAINING NASIONAL BUDIDAYA IKAN SIDAT ANGKATAN #02

Brosur Training Nasional Budidaya Ikan Sidat Angkatan #02

Dear all, setelah sukses menyelengarakan Training Nasional Budidaya Ikan Sidat Angkatan #01 (pertama), dengan mendeliver teknik budidaya skala industri bagi pemula,  untuk dapat sukses budidaya, kami menyelenggarakan:

TRAINING NASIONAL BUDIDAYA IKAN SIDAT ANGKATAN #02

Tempat           :
Hotel Horison Bandung, Jl. Pelajar Pejuang 45 No. 121, Bandung, Jawa Barat 40264. Dan Farm Sidat Citaman Hill,

Hari/ Tanggal :
Sabtu dan Minggu, tanggal 14 s/d 15 Maret 2015.

Jam :
09:00 - 21:00 (Sabtu)
09:00 - 16:00 (Minggu), Visitasi ke Farm Citaman Hill (menggunakan mini bus)

Biaya Training :
Rp 2.500.000/ orang untuk 2 hari.

- Hari pertama Teori Budidaya ikan sidat, 
- Hari kedua visitasi Farm Industri Sidat Citaman Hill.

Materi Training:
1. Pendahuluan (Pengenalan Ikan Sidat)
2. Pasar Lokal dan Global (Eksport)
3. Dasar Budidaya Ikan Sidat
4. Pakan dan Manajemen Pakan Ikan Sidat
5. Pengukuran, Pengaturan Kualitas Air dan System Filtrasi RAS
6. Penanganan Sakit Penyakit Ikan Sidat
7. Perencanaan Usaha dan Analysis Financial Budidaya 0,5 ton, 1 ton, 5 ton
8. Perencanaan Infrastruktur Kolam
9. Perancangan Budidaya Ikan Sidat Berkelanjutan
10. Manajemen dan Standard Operational Procedure Budidaya Ikan Sidat
11. General Aquaculture Practice (Cara Budi Daya Ikan yang Baik)
12. Pembuatan Model Matematik Simulasi Budidaya Ikan Sidat dan Proyeksi Panen
13. Pemasaran Ikan Sidat Untuk Lokal dan Eksport

Gratis 5 buah E-book dan Handbook langka 400 halaman ~ 800 halaman tentang sidat, eel, aquaculture.

Bagi yang mencari, mendapatkan, mereferensikan dan membawa 3 orang peserta yang mendaftar jadi, dan 3 peserta yg dibawa melunasi biaya training, gratis biaya pendaftaran   1 (satu) orang peserta (hanya biaya pendaftaran saja gratis bagi yang membawa 3 orang pendaftar jadi, tidak termasuk biaya kamar hotel untuk menginap). 


Bagi yang menginap, tersedia kamar hotel Twin (Sharing/ 1 kamar dua orang di Hotel Horison Bandung untuk peserta dari luar Bandung (cukup menambahkan biaya Rp 400.000) untuk fasilitas penginapan 1 (satu) malam di Hotel Horison Bandung. 

Gratis 1 kg ikan sidat panggang (unagi kabayaki) bagi pendaftar sampai tanggal 28 Maret  2015, atau 30 Pendaftar Pertama. Gratis 0,5 kg ikan sidat panggang bagi pendaftar tanggal bulan Maret 2015, di kirim via JNE setelah biaya pendaftaran diterima, atau paket unagi kabayaki diambil saat pelatihan. 

Trainer: Ir. Ariya Hendrawan (Pembina Komunitas Sidaters Indonesia/ Konsultan Pengembangan Farm Sidat Industri 20 ton - 200 ton per siklus per tahun) CP: 08875001727 atau 082129112010  
Email: ariya.hendrawan@gmail.com ; ariya_hnd@yahoo.com .  

Salam Sidat, Salam Budidaya.


FORMULIR PENDAFTARAN


Nama Lengkap:
Alamat Lengkap:
Telepon/ Fax:
Hand Phone:
Alamat Email:
Pekerjaan:
Bidang Usaha:
Status Peserta:
Pembayaran Biaya Training:
Pembayaran di transfer ke Rekening Bank Mandiri KCP Bandung Dago No.: 1310006493722 atas nama Ir. ARIYA HENDRAWAN. Foto scan bukti pembayaran kirim ke email ariya_hnd@yahoo.com untuk konfirmasi, dan pemberitahuan by phone atau SMS ke No. HP : +628875001727 atau +6282129112010 

This contact form was created by Freedback.
Read More..

Sabtu, 27 Desember 2014

TRAINING NASIONAL BUDIDAYA IKAN SIDAT ANGKATAN #01

Brosur Pelatihan Nasional Budidaya Ikan Sidat (bisa di download dan di print)

Dear all, menyambut tahun baru 2015 dan untuk mentransfer pengetahuan budidaya ikan sidat industri ke pemula, untuk dapat sukses budidaya, kami menyelenggarakan:

TRAINING NASIONAL BUDIDAYA IKAN SIDAT
Tempat           :
Hotel Horison Bandung, Jl. Pelajar Pejuang 45 No. 121, Bandung, Jawa Barat 40264. Dan Farm Sidat Citaman Hill,
Hari/ Tanggal :
Sabtu dan Minggu, tanggal 7 s/d 8 February 2015.
Jam :
09:00 - 21:00 (Sabtu)
09:00 - 16:00 (Minggu), Visitasi ke Farm Citaman Hill (menggunakan mini bus)

Biaya Training :
Rp 2.500.000/ orang untuk 2 hari.
Hari pertama Teori Budidaya ikan sidat, Hari kedua visitasi Farm Industri Sidat Citaman Hill.

Materi Training:
1. Pendahuluan (Pengenalan Ikan Sidat)
2. Pasar Lokal dan Global (Eksport)
3. Dasar Budidaya Ikan Sidat
4. Pakan dan Manajemen Pakan Ikan Sidat
5. Pengukuran, Pengaturan Kualitas Air dan System Filtrasi RAS
6. Penanganan Sakit Penyakit Ikan Sidat
7. Perencanaan Usaha dan Analysis Financial Budidaya 0,5 ton, 1 ton, 5 ton
8. Perencanaan Infrastruktur Kolam
9. Perancangan Budidaya Ikan Sidat Berkelanjutan
10. Manajemen dan Standard Operational Procedure Budidaya Ikan Sidat
11. General Aquaculture Practice (Cara Budi Daya Ikan yang Baik)
12. Pembuatan Model Matematik Simulasi Budidaya Ikan Sidat dan Proyeksi Panen
13. Pemasaran Ikan Sidat Untuk Lokal dan Eksport

Bagi yang mencari, mendapatkan, mereferensikan dan membawa 3 orang peserta yang mendaftar jadi, dan 3 peserta yg dibawa melunasi biaya training, gratis biaya pendaftaran   1 (satu) orang peserta (hanya biaya pendaftaran saja gratis bagi yang membawa 3 orang pendaftar jadi, tidak termasuk biaya kamar hotel untuk menginap). Bagi yang menginap tersedia kamar hotel twin/ sharing satu kamar dua orang dengan menambah biaya Rp 400.000 per orang di Hotel Horison Bandung).

Gratis 1 kg ikan sidat panggang (unagi kabayaki) bagi pendaftar sampai tanggal 31 January  2015, atau 30 Pendaftar Pertama. Gratis 0,5 kg ikan sidat panggang bagi pendaftar tanggal dari 1 February sd 6 February 2015, di kirim via JNE setelah biaya pendaftaran diterima, atau paket unagi kabayaki diambil saat pelatihan. 

Tersedia kamar hotel Twin (Sharing/ 1 kamar dua orang) di Hotel Horison Bandung untuk peserta dari luar Bandung (cukup menambahkan biaya Rp 400.000) untuk fasilitas penginapan 1 (satu) malam di Hotel Horison Bandung. 

Trainer: Ir. Ariya Hendrawan (Pembina Komunitas Sidaters Indonesia/ Konsultan Pengembangan Farm Sidat Industri 20 ton Up) CP: 08875001727 atau 082129112010  
Email: ariya.hendrawan@gmail.com ; ariya_hnd@yahoo.com .  

Salam Sidat, Salam Budidaya.


PENDAFTARAN ANGKATAN #01 SELESAI 
PELATIHAN USAI



























Read More..

Sabtu, 23 Maret 2013

Unagi Kabayaki (うなぎ蒲焼) Made In Indonesia

Pernahkan anda makan unagi kabayaki di restoran Jepang, misalnya di Sushi Tei, Sushi Groove, Shin Men, Midori?, menunya terdiri dari unagi kabayaki (sidat panggang) yang lezat yang dimakan bersama dengan nasi, ditambah sop miso, dan ocha dingin (teh hijau) yang sangat nikmat. Sekarang untuk unagi kabayaki dari ikan sidat asli Indonesia jenis Anguilla Bicolor sp. yang dibudidayakan sudah bisa dibeli dan dinikmati di  Indonesia.
Unagi Kabayaki di Restoran Sushi Tei
Unagi kabayaki di Restoran Sushi Groove

Dari hasil budidaya ikan sidat di salah satu farm binaan kami Citaman's Hill Eel Farm, telah berhasil memproduksi ikan sidat panggang khas Jepang (Unagi Kabayaki).

Unagi Kabayaki Lezaat Made in Citaman's Hill Eel Farm

Budidaya ikan sidat dilakukan di lahan farm seluas 1,5 ha., dengan luas total kolam 7.200 m2 dan terus dikembangkan sampai 10.000 m2. Kapasitas panen ikan sidat di kolam budidaya mencapai 20 ton per tahun sidat hidup, atau panen sekitar 1,7 ton per bulan. Dengan produksi kabayaki 1 ton per bulan.
Kolam Sidat Citaman's Hill 400 m2 (1 dari 22 kolam)

 
Video Kolam Sidat Citaman's Hill (1 dari 22 kolam)

Ikan sidat dipelihara dari anakan sidat (elver) dan fingerling berkualitas seberat 5 gram sampai dengan 50 gram, kemudian dipanen saat mencapai ukuran 200 gr ~ 350 gr (ukuran sidat konsumsi). Sidat budidaya di farm ini gemuk, kepala kecil dibanding badan, dan mengandung lemak yang cukup, memberi aroma nikmat, saat dipanggang.

Dari sidat hidup yang dipanen dapat diperoleh sidat panggang (unagi kabayaki) dengan kapasitas 1 ton per bulan, untuk pasaran lokal dan eksport. Unagi kabayaki kami digunakan restoran-restoran Jepang terkemuka di Indonesia dan luar negeri, karena kualitas unagi kabayaki kami sangat tinggi dan rasa yang sangat enak.

Citaman's Hill Unagi Kabayaki beku [Frozen Roasted Eel with Souce]
Dalam proses pembuatan unagi kabayaki, ikan sidat di fillet, tanpa kepala dan tulang. Kemudian di panggang dengan saos original, hingga harum dan empuk, kemudian dikemas dalam kemasan vacuum, dan dibekukan dalam mesin pendingin (daya tahan dalam kondisi beku bisa seumur dibekukan).
Kualitas ikan sidat produksi Citaman's Hill Eel Farm ini, produk unagi kabayakinya  memiliki grade AAA+ sangat empuk, gurih, dengan aroma yang mengundang selera, juga kandungan lemak yg seimbang, mengandung EPA, DHA, Omega 3, Protein, asam amino lengkap yang sangat tinggi. Juga Vit E, A, B12, Niacin, Thiamin yang sangat tinggi, dibanding ikan salmon, telur, daging sapi, susu, dan daging ayam. Sangat bagus untuk anak-anak dan balita serta bayi, untuk perkembangan otak dan kecerdasan yang super, di jaman yang kompetitif ini kecerdasan anak dapat dipacu dengan nutrisi dari ikan sidat panggang ini. Sidat juga dianggap sebagai "ginseng laut", obat keperkasaan laki-laki (aphrodisiac), penambah stamina.  

Mengenai rasa sudah dibuktikan oleh para pembeli dan mereka yang mencicipi, mereka bilang: "sidatnya enak sekali". Hal tersebut didapat karena ikan sidat dipelihara dalam lingkungan terkontrol, dengan Recirculated Aqua Culture System, juga green water. Sumber air yg digunakan sangat bagus kualitas Aqua, serta pemberian pakan menggunakan pakan pabrikan, yang diberikan sesuai untuk sidat budidaya, dengan protein yang tinggi. Kandungan nutrisi dan nilai gizi bisa di lihat di http://indonesian-eel.blogspot.com/2011/09/nutrisi-ikan-sidat.html

Cara menyajikan unagi kabayaki ini sangat sederhana, ikan sidat beku dalam kemasan vacuum di rendam di air hangat (air jangan sampai masuk kemasan), sampai lunak, dibuka kemasannya dan ditaruh ditatakan microwave kemudian dimasukan ke dalam microwave selama 2 menit. Jika menggunakan oven keluarkan unagi kabayaki yg sudah lunak (bungkus dengan alumunium foil, lalu masukan ke dalam oven. Sajikan dengan saos kabayaki, bisa juga dengan saos teriyaki, dan soup miso, dimakan dengan nasi.

Mengenai harga, Unagi Kabayaki kami tawarkan  hanya Rp 550.000 per kg, dikemas beku dalam plastik vacuum 100, 125 gr, 150 gr, 175 gr, 180 gr,  200 gr, 250 gr, 275 gr, dan 300 gr. Harga adalah jauh lebih murah dibanding dengan sidat import dari Jepang (Made in China) yang mahal Rp 820.000 s/d Rp 1.130.000 per kilogram, jika di check di Setia Budi Supermarket dan Riau Junction di Bandung, atau Cosmo, Ranch Market supermarket Jepang dan Korea di Jakarta dan kota besar lain. Bisa dibandingkan dengan harga sidat di Jepang, lihat situs Rakuten Jepang:
http://search.rakuten.co.jp/search/mall/%E3%81%86%E3%81%AA%E3%81%8E%E8%92%B2%E7%84%BC/-/

Harga ikan sidat di Jepang untuk sidat hidup, dan olahan dapat dilihat di: 
http://www.fis.com/fis/reports/report.asp?l=e&specie=128

Untuk pemesanan ikan sidat panggang / Unagi Kabayaki Citaman's Hill, berlaku term dan condition:  


Pengiriman dalam kemasan styrofoam diberi es atau dry ice, unagi sudah dalam keadaan beku di plastik vacuum. Setelah sampai ditujuan dimasukan kembali ke dalam freezer.
 

Kondisi Unagi Kabayaki:
  1. Beku dalam kemasan plastik vacuum, baru fresh dari kolam max 2 minggu, sudah dipanggang dengan saos unagi kabayaki original.
  2. Kemasan pengiriman styrofoam diberi es, atau dry ice.
  3. Ongkos kirim 50 ribu rupiah/ kg dari Bandung ke Jakarta, untuk kota lain kami bekerjasama dengan JNE ongkos kirim bergantung kota tujuan .
  4. Harga Unagi Kabayaki 1 kg Rp. 550.000
  5. Sidat ditimbang dengan timbangan digital
  6. Untuk sample corporate pengambilan minimum 10 kg (bisa 1 ~ 2 kg untuk sample perorangan). Pembelian selanjutnya untuk corporate minimum 100 kg.
  7. Kapasitas produksi terbatas, hanya 1 ton unagi kabayaki per bulan.
Pembayaran:
  1. Pembayaran total: biaya per kg x berat sidat + berat sidat x ongkos kirim
  2. Pembayaran di transfer dimuka ke Rekening Bank Mandiri KCP Bandung Dago No. Rek. Bank Mandiri : 131-00-0649372-2 atas nama Ir. ARIYA HENDRAWAN
  3. Foto scan bukti pembayaran kirim ke email ariya_hnd@yahoo.com untuk konfirmasi, dan pemberitahuan by phone ke No. HP : +628875001727 atau +6282129112010
Pengiriman:
  1. Pengiriman akan dilakukan lewat JNE/ TIKI ke alamat pemesan, untuk Bandung-Jakarta, Bandung - Jogyakarta, Bandung - Denpasar akan sampai di esok hari untuk pengiriman pagi hari.
  2. Pengiriman akan dilakukan setelah uang diterima, atau paling lambat 1 hari setelah pembayaran dimuka diterima.
  3. Bukti pengiriman akan difoto/ scan dan dikirim lewat email ke alamat buyer, mohon informasi jika barang sudah diterima by phone juga email.
  4. Jika jumlah banyak kami mengirim dengan mobil kami dengan fasilitas cold storage ke wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek.

Pembelian Unagi Kabayaki kami bisa menggunakan PayPal dan kartu kredit serta kartu debit Visa maupun Master Card sudah Termasuk Ongkos Kirim untuk seluruh kota besar di Jawa, Bali Sumatera. 


Salam Sidat
Ir. Ariya Hendrawan  [Unity Coop]
- Citaman's Hill - Eel Farm Development & Marketing Consultant -

HP : +628875001727 atau +6282129112010
Komunitas Sidaters di Facebook: http://www.facebook.com/groups/sidaters/
Group sidaters binaan Ariya Hendrawan 1050 orang: http://groups.yahoo.com/group/sidat


Kami juga menyediakan jasa konsultasi pembuatan farm sidat, dengan pengalaman di persidatan sejak tahun 2006 juga kursus private budidaya sidat. Kapasitas farm budidaya sidat yang kami layani konsultasi dan pembuatannya 20 ton - 200 ton/ tahun, dengan proyek berbasis konsultasi dan komisi. Kami membuatkan anda farm yang efisien, modern. open ponds, closed ponds, super intensive, intensive, or semi intensive recirculated aqua culture system, dengan gaya Jepang, Taiwan, atau Eropa, yang disesuaikan dengan kondisi lokal.
Desain Integrated Farm 3D 
Copyright © Ariya Hendrawan

Kami menyediakan jasa teknik, desain dan konstruksi, pengadaan perlengkapan farm untuk pengembangan farm budidaya anda. selain itu kami membuatkan proposal proyek yang layak mendapat pinjaman bank, desain farm 3D, membuat perencanaan usaha (bussiness plan), analisa finansial, simulasi budidaya dengan komputer, melatih dan memberikan training budidaya, serta membuat resirkulasi air kolam budidaya (water treatement facilities). Juga kami membuatkan pabrik dan fasilitas pabrik unagi kabayaki anda.
Desain Kolam Recirculated Aquaculture System 3D GE -Elver
Copyright © Ariya Hendrawan
Siap dibangun proyek kami berikutnya farm sidat modern optimal, sesuai dengan alam di Indonesia terintegrasi di Parung (Sawangan) Bogor, di lahan 3 hektar, dengan dengan kapasitas budidaya 100 ton sidat hidup per tahun dengan fasilitas pendederan glass eel. Kami mengundang investor untuk berinvestasi mulai dari Rp 100 juta, s/d Rp 1 milyard. Total biaya investasi Rp 10 milyard, ditambah 1 pabrik unagi kabayaki senilai 2 milyard. Untuk farm budidaya kpasitas 200 ton/ tahun biaya investasi berkisar 22 milyard sudah dengan pabrik Unagi kabayaki. INVESTOR DALAM DAN LUAR NEGERI WELCOME. KAMI JUGA MELAYANI KURSUS PRIVATE BUDIDAYA DAN PENDAMPINGAN BUDIDAYA [MENTORING - TECHNICAL ADVISORY]
Our Next Eel Farm Project @ Parung 100 - 200 tonnes Live Eels/ years
Read More..

Selasa, 08 Mei 2012

Manisnya Budidaya Ikan Sidat

Budidaya sidat telah menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan dengan keuntungan tinggi. Produksi sidat masih terbatas karena tidak ada teknologi untuk pemijahan untuk komoditas ini, sehingga harga pasar cukup tinggi. Permintaan ikan yang sering disebut sidat atau unagi di pasar internasional mencapai 300.000 ton per tahun.

Dari total kebutuhan, permintaan Jepang untuk jenis unagi kabayaki 150.000 ton per tahun. Selain itu, penggemar ikan berlendir adalah dari Hong Kong, Korea Selatan, Cina, dan Taiwan.  

Direktur Jenderal Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan Slamet Subiakto, dalam siaran pers, Minggu (2012/4/22) mengatakan permintaan domestik juga sangat besar dan tidak dapat terpenuhi.
 
Di Jakarta, permintaan belut adalah sekitar 3 ton per bulan, sebagai akibat pertumbuhan restoran Jepang. Harga belut saat ini mencapai Rp 300.000 hingga Rp 600.000 per kg.
 
Masyarakat didorong jika ingin membudidayakan sidat yang memiliki nilai tinggi ini. "Indonesia adalah negara produsen sidat terbesar di dunia, karena hampir setiap muara di lepas pantai Indonesia ada sidat," kata Slamet dalam acara kunjungan kerja ke PT Java Suisan Indah di Pelabuhan Ratu Sukabumi Jawa Barat.
 
Namun, budidaya sidat masih terkendala pakan. Pemilik PT Indah Suisan Jawa, Ishitani, berpendapat, untuk pakan sidat masih menjadi kendala budidaya karena tidak ada yang sesuai di Indonesia.
 
Ini berkaitan dengan penggunaan pakan udang untuk pakan sidat. Kendala ini membuat pabrik pengolahan sidatnya masih kekurangan bahan baku. "Kapasitas pabrik sekitar 2.000 ton, namun produksi belum optimal, hanya mencapai 300 ton / tahun," jelasnya.
 
Sidat dikenal memiliki nilai gizi tinggi. Hati ikan sidat memiliki 15.000 IU/100 gram vitamin A. Lebih tinggi dari vitamin A mentega yang hanya 1900 gram IU/100. Bahkan kandungan DHA adalah 1337 mg/100 g mengalahkan ikan salmon yang hanya tercatat 820 mg/100 g atau 748 mg/100 gram untuk makarel.
 
Selain Indonesia, yang eksportir lainnya adalah Eropa, Cina, dan Amerika Serikat.
Read More..

Senin, 19 Maret 2012

BELAJAR MENGANALISIS SEBAB PERMASALAHAN DI DUNIA BUDIDAYA IKAN SIDAT

Fish Bone Analysis Masalah Sidat
Dear All Sidaters,

Sering kita mendengar tentang Jendela Jauhari, ada sisi lain dimana kita tidak mengetahui sama sekali solusi suatu persoalan.

Dalam menggali ilmu kita harus terus menerus belajar, mendengar, berdiskusi, menjawab segala permasalahan yang ada. Jika banyak penasihat terlaksanalah rancangan. Perlu introspeksi diri dan mengukur kemampuan, juga membandingkan kemampuan dan melatih diri menjawab permasalahan begitu pula dalam budidaya ikan sidat.

Dimanakah posisi kita?
Saya Tahu bahwa Saya Tahu = Berpengalaman dan Percaya Diri (Pe De)
Saya Tahu bahwa Saya Tidak Tahu = Tahu Diri alias Bijaksana Mau Menambah Ilmu
Saya Tidak Tahu bahwa Saya Tahu = Kurang Percaya Diri Perlu Dorongan
Saya Tidak Tahu bahwa Saya Tidak tahu = Sok Tahu, Keras Kepala, Tidak Mau Belajar, dan Sering Gagal alias Oon

Tentu kita tidak mau jatuh dalam katagori yang ke empat, makanya kita di group sidaters http://groups.yahoo.com/group/sidat ini terus menerus belajar.

Banyak dari kita memang bukan ahli ikan dengan latar belakang ahli biologi, ahli perikanan, maupun ahli peternakan, kebanyakan memang latar belakang teknik dan bisnis. Dalam kolaborasi yang besar dengan berbagai macam keahlian akan melahirkan kombinasi-kombinasi pengetahuan yang akan melahirkan inovasi, ini yang sangat penting sekali untuk membuat suatu usaha atau bisnis survive. Tetapi kalau ada ahli perikanan, ahli biologi, atau orang-orang yang mengerti tentang ikan dan ikhlas menolong orang lain mencapai potensi tertinggi seseorang tentu akan banyak nasib nelayan dan pembudidaya ikan terangkat di negara ini. Di dunia internet sering dikatakan layanan gratis, sharing (berbagi) di dunia Internet Social Network, nilai suatu usaha layanan internet Billion US dollar. Mari kita terus melayani dan berbagi.

Salah seorang pensiunan suatu balai besar perikanan air tawar di Jawa Barat setelah 35 tahun bekerja dan pensiun, dia katakan 35 tahun kerjaan saya menipu petani/ petambak ikan. Dalam iklim reformasi dan transformasi, dimana diinginkan suasana Good Governance (kepenata-layanan yang baik) maka perlu Reformasi dan Transformasi di dalam kepenatalayanan ke arah yang baik oleh pemerintah di bidang perikanan.

Hal lain penyelundupan glass eel juga masih merajalela. Ingin untung cepat, di sisi aparat, perlu tambahan uang kiri kanan sehingga meloloskan penyelundupan glass eel, elver, dan fingerling ke luar negeri dengan menerima sogokan, dapat mengakibatkan kelangkaan bibit sidat dan musnahnya ikan sidat karena eksploitasi yang berlebihan. Karena itu perlu Local Wisdom (Kebijakan Lokal), dan kesadaran lingkungan dan wawasan akan kelangsungan hidup sidat di alam. Lebih baik ikan sidat kita budidayakan sendiri, dan kita jual ke luar negeri dalam bentuk produk olahan, sehingga nilai tambah dan keuntungan jatuh lebih banyak untuk bangsa kita.
 
Dari hal di atas perlu Reformasi sekaligus Transformasi cara kita berusaha di dunia ikan sidat dengan terus menerus menambah ilmu dan siap berubah kearah yang lebih baik.
 
Jika anda memang merasa sudah hebat, tetap saja seperti kita tahu ikan sidat, makin banyak yg tidak kita ketahui. Apakah ada dari sidaters yg sudah sukses mengawinkan dan memijahkan sidat?
 
Jadi perlu kita juga mawas diri dengan belajar juga ke ahlinya ikan seperti ahli Biologi, ataupun Ahli Perikanan yang kompeten. Seorang ahli perikanan yang terlatih dan berpengalaman ditunjang dengan latar pendidikan perikanan tentu dengan sangat mudah bisa menjawab pertanyaan tentang penyakit ikan, cara pengobatannya, dan cara pencegahannya. Misalnya dalam budidaya sidat komponen biaya 26% bibit, 52% biaya pakan, 8% listrik, 3% biaya tenaga pelaksana, 7 % biaya manajemen dan supervisi, 0,5% biaya panen, 1,5% biaya transport, 2% biaya vitamin dan obat. Tentu tidak mahal membayar supervisor yg ahli Biologi atau Perikanan Budidaya yang ahli di bidangnya, daripada misalnya ikan mati semua tanpa ada upaya pencegahan yang berakibat kerugian fatal, bahkan kebangkrutan.
 
Di tambak pandu Krawang (sekarang BLU Pandu Krawang) dahulu pernah terjadi white spot menyerang seluruh udang sehingga mati bayangkan ratusan hektar, semoga tidak terjadi di sidat.
Untuk berbagi dengan rekan-rekan sidaters mari kita belajar mengenai Fish Bone Analysis, suatu tools didalam manajemen. Gambar di awal adalah gambaran Fish Bone Analysis, untuk menganalisa suatu sebab-akibat suatu permasalahan yang diciptakan oleh Kauro Ishikawa http://en.wikipedia.org/wiki/Ishikawa_diagram, yang dapat diterapkan dalam budidaya ikan sidat, contoh kita terapkan menganalisis: Ikan sidat kok masih kuntet-kuntet, “Ada Apa dengan Sidat ?”.

Jadi ada faktor Manajemen, Manusia, Proses, Sumber Daya, Perlengkapan dan Lingkungan, kita identifikasikan satu persatu untuk kemudian dibuat suatu best practice untuk pencegahan masalah, atau perbaikan di dalam budidaya ikan sidat.

Selamat belajar, semoga mencerahkan. Dalam Kebersamaan dan Melayani kita Kuat dan Menjadi Besar.
 
Salam Sidat
 
Ariya Hendrawan
Moderator Milis Sidat (http://groups.yahoo.com/group/sidat)

Read More..

Selasa, 06 September 2011

Fail to Plan is Plan to Fail (Gagal Merencanakan=Merencanakan Kegagalan)

Fail to Plan is Plan to Fail
Dear all Sidaters,
Fail to Plan is Plan to Fail, istilah di dalam manajemen, dikatakan kegagalan dalam perencanaan sebenarnya adalah merencanakan kegagalan itu sendiri, dengan kata lain sukses bergantung perencanaan.

Dalam budi daya ikan sidat perlu perencanaan yang matang, manajemen budi daya ikan yang baik.

Dibutuhkan pengetahuan dari berbagai sudut, seperti biologi, matematik, aquaculture engineering, konstruksi, nutrisi, kimia, hydrologi, modeling, pemasaran dan banyak hal lain.

Seperti mengemudikan mobil, kita tentu akan susah jika ingin berpergian jika tidak ada panel display putaran mesin, kecepatan mobil, banyaknya bensin dalam tangki, arus yang mengalir mengisi accu, dan beberapa parameter. Demikian juga dengan budi daya ikan seperti sidat, perlu mengetahui kadar oksigen terlarut (Disolve Oxygen), kadar amoniak (nitrit, nitrat ), konsentrasi CO2. Pengetahuan mengenai kualitas air juga diperlukan. Dapat terjadi kematian masal ikan jika misalnya karbon dioksida tinggi, atau Oksigen berkurang drastis, dan nitrit dan nitrat yang tinggi meracuni air. Membudidayakan ikan tanpa alat ukur, sensor dan monitor yang memadai tentu sama dengan mengemudikan mobil tanpa panel display.

Hal lain yang diperlukan adalah kemampuan menghitung biaya, serta memperhitungkan unsur tidak terduga seperti hal survival rate (tingkat harapan hidup) ikan sidat, kerapatan tebar, kebutuhan pakan, biaya energi, transportasi.

Dalam marketing dikenal istilah 4 P : Product, Price, Place (distribution), Promotion, dan juga 4 C : (Consumer, Cost, Convinience & Communication, Culture), kemampuan memahami pasar baik lokal dan International dibutuhkan dalam usaha budi daya sidat.

Pengembangan budidaya ikan sidat secara berkolaborasi, mampu mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu, sehingga Key of Success (Faktor Keberhasilan) lebih baik lagi, bahkan dapat dikembangkan menjadi skala yang besar. Di Jepang koperasi Sidat (Kumiai) mereka mempunyai lahan yang besar besar berdampingan dalam suatu komunitas, faktor kerjasama sangat menentukan keberhasilan.

Untuk budi daya sidat mesti ditentukan banyak hal, seperti berat/ populasi stok awal pembesaran, target pembesaran akhir (marketable size), lama pemeliharaan, faktor mortality rate, harga beli bibit, harga jual hasil panen, model matematik pertumbuhan sidat.

Dari target kerapatan (density) saat panen dan tebaran (stocking) awal dapat ditentukan luas kolam yang dibutuhkan.

Hal lain seperti debit air, kebutuhan pompa, filter mekanis, filter biologi, biaya panen, biaya tenaga kerja, listrik. Biaya lain yang muncul adalah biaya pakan, obat obatan, vitamin.  Perlu dievaluasi pengayaan oksigen, pembuangan CO2, netralisir Nitrat dan Nitrit.

Sebagai contoh untuk membesarkan sidat dari ukuran 5 gram per ekor, untuk tebaran awal 300 kg (populasi = 60.000) ekor, dibutuhkan luas kolam 3.000 m2, debit air 150 m3/ hari atau 1,735 liter/ detik. Masa pemeliharaan 8 bulan, hasil panen 10.563 ton dijual 1,267 Milyard (untuk jenis Marmorata), Pakan 17,458 ton (perlu biaya 203 juta rupiah). Benefit Cost Ratio 3,2. Laju pertumbuhan harian 0,9%, Food Convertion Ratio 1,67 (1,67 kg pakan akan menghasilkan 1 kg daging ikan untuk satu kali siklus pemeliharaan). Hal di atas adalah contoh, untuk spesies Marmorata akan berbeda jika menggunakan species Sidat Bi Color.

Berbeda species ikan berbeda hasil, model matematik pertumbuhan ikan sidat mesti di ketahui, dimana kita ketahui ikan sidat makan pada suhu 21 derajat celcius tentu akan beda pada suhu 25 atau 28 derajat celcius. Dibawah 14 derajat sudah susah makan, bahkan selama musim salju ikan ini tidur musim dingin mengubur diri di lumpur. Setelah masa sidat jantan dan betina, dapat dibedakan maka ukuran sidat jantan akan berbeda dengan sidat betina dalam waktu yang sama, sidat betina akan lebih besar dari sidat jantan.

Benefit/ Cost Ratio, maupun keuntungan bersih itu adalah faktor dari berbagai hal, bahkan ada faktor tidak terduga seperti mortality rate dari ikan sidat. Jadi pendekatan harus dinamis. Beda kondisi, berbeda pula hasil yg dicapai, dan tidak pernah sama. Jadi jika tidak mengerti model matematik pertumbuhan bobot ikan sidat, pendekatan kalkulasi bisa menyimpang jauh.

Tebaran awal sidat misalkan dimulai dengan 1.000 kg untuk ukuran 50 gram tentu akan menghasilkan hal yg berbeda jika ditebar awal 200 kg, dimana bisa bisa malah rugi misalnya jika di tebar mulai dengan 500 kg bibit 50 gram. Juga pemeliharaan open pond berbeda jika dilakukan dalam lingkungan yg lebih sempit dan terkontrol.

Dahulu BLU Krawang pernah katakan export 30 ton, tetapi apakah ini sukses story, sekarang tidak ada lagi gaungnya, apakah berkelanjutan (sustainable), tidak tahu apakah untung atau rugi. Apakah waktu pemberian pakan optimum, atau malah biaya untuk pakan tidak dialokasikan untuk pakan. Semua akan menentukan sukses story.

Sementara di pasar ikan sidat Jepang dari waktu ke waktu harga ikan sidat terus naik, sangat menarik memang investasi ikan sidat ini. Jadi teman teman perlu perencanaan investasi yang matang dalam budi daya ikan sidat. Fail to plan is Plan To Fail, Semoga mencerahkan.

Salam Sidat
Ariya Hendrawan
Moderator Milis Sidat
Read More..

Jumat, 02 September 2011

Nutrisi Ikan Sidat

Nutrisi Ikan Sidat (klik pada gambar untuk memperbesar)

Nutrisi Ikan Sidat (klik gambar untuk memperbesar)

Read More..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...